Mataram (14/07/2018)-Relawan Jurnal Indonesia (RJI) wilayah NTB sukses menyelenggarakan Roadshow yang bertajuk “Workshop Tata Kelola Open Journal System (OJS) dan All About Crossref”. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari dari tanggal 13-14 Juli 2018 di Gedung Magister Manajemen Universitas Mataram. Dalam sambutannya, koordinator daerah (korda) RJI NTB Shahibul Ahyan, M.Pd., menyampaikan bahwa salah satu tujuan kegiatan roadshow ini adalah untuk memberikan edukasi kepada para pengelola jurnal tentang pentingnya proses pengelolaan jurnal dengan baik menggunakan aplikasi Open Journal System (OJS). “Mengelola jurnal online tidak semudah membalikkan telapak tangan, banyak hal yang harus dipikirkan mulai dari membuat “rumah” jurnal dengan aplikasi open journal system (OJS), menyiapkan aturan main (gaya selingkung), mencari reviewer atau mitra bestari yang mau diajak bekerjasama dan mengenal OJS, serta tidak kalah menantang adalah mempublikasikan artikel yang berbobot untuk meningkatkan kualitas jurnal yang dikelola. Selain itu, masih banyak penulis yang enggan “move on”, yang menganggap sepele proses bisnis terbitnya sebuah artikel”, paparnya.

Gambar 1 : Foto Ketua KORDA NTB memberi sambutan

Selain itu, Shahibul juga menjelaskan dan berharap agar para peserta dapat memanfaatkan layanan RJI baik yang bersifat gratis maupun berupa donasi, salah satunya pengurusan DOI (Digital Object Identifier) dan similarity check dari Crossref. “RJI merupakan salah satu sponsoring Crossref, sehingga ketika pengurusan DOI jurnal melalui RJI maka biaya yang dikenakan relatif murah daripada mengurus langsung ke Crossref.

Selain itu, institusi yang bersangkutan juga akan mendapatkan kesempatan untuk mengajukan layanan aplikasi similarity check (ithenticate) dengan biaya yang relatif murah juga”, lanjutnya. Workshop yang terselenggara atas kerjasama RJI NTB dan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) UNRAM ini dihadiri oleh 46 orang pengelola jurnal dari 4 provinsi yaitu Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNRAM, Dr. Muaidy Yasin, MS., menyambut baik kegiatan ini, beliau berharap RJI tidak hanya mendampingi perguruan tinggi dalam pengelolaan jurnal namun RJI juga diharapkan dapat melakukan pendampingan dalam penulisan artikel yang berkualitas. “FEB siap memfasilitasi program RJI selanjutnya”, imbuhnya.

Pada acara pembukaan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara RJI dengan beberapa perguruan tinggi di NTB yaitu FEB Universitas Mataram, Universitas Hamzanwadi, Universitas Al Azhar, STMIK Bumigora, Politeknik Medika Farma Husada, IKIP Mataram, STIA Mataram dan STKIP Paracendekia NW Sumbawa. “Dengan ditandatanganinya MoU dan MoA antara RJI dengan beberapa Perguruan Tinggi di NTB, diharapkan dapat meningkatkan mutu dan kualitas pengelolaan jurnal di kampus masing-masing sehingga publikasi yang dihasilkan juga lebih berkualitas ”, ujar Shahibul.

Gambar 2 : Foto Bersama Pejabat setelah Tanda Tangan MoU & MoA

Pada hari pertama, ada 4 materi penting yang diberikan ke peserta yaitu Akreditasi Publikasi Ilmiah yang disampaikan oleh Shahibul Ahyan, M.Pd. (pengelola jurnal Elemen Universitas Hamzanwadi), Setup Management OJS 3 dan Custom Block oleh Muhammad Yunus, M.Kom. (pengelola jurnal STMIK Bumigora) dan Manajemen Publikasi Jurnal OJS 3 oleh Sigit Ary Wijayanto, MM. (editor jurnal Valid STIE AMM).

Sedangkan hari kedua, narasumber berasal dari RJI Pusat yaitu Dwi Fajar Saputra, S.Sos., MM. (ketua RJI Korda DKI Jakarta dan Tim IT RJI Pusat), menyampaikan materi tentang sosialisasi layanan RJI seperti custom jurnal untuk memperindah tampilan dan layout OJS, terpadu untuk informasi tentang database reviewer/editor dan hosting untuk layanan server yang bersifat “all in” artinya mulai dari maintenance, keamanan dan server dikelola oleh RJI Pusat kecuali publikasi jurnalnya. Serta layanan-layanan lainnya yang dapat diakses di situs http://relawanjurnal.id/.

Sesi terakhir diisi dengan pengenalan dan setting digital object identifier (DOI) pada OJS 3, sebuah kode unik yang dimiliki oleh setiap artikel yang telah terbit, yang merupakan layanan dari Crossref. “Layanan DOI ini berbayar, yang bila diakses langsung ke Crossref biayanya mencapai tiga juta rupiah per tahun. Namun, karena RJI merupakan sponsoring partner dari Crossref, maka pengurusan DOI melalui RJI hanya dikenakan biaya lima ratus ribu per tahun”, jelas Dwi. Diakhir kegiatan beberapa pengelola jurnal menyampaikan keinginannya agar ada pendampingan dalam pengelolaan jurnal secara berkelanjutan. “RJI NTB khususnya selalu siap untuk melakukan pendampingan kepada seluruh pengelola Jurnal, sehingga jika ada yang membutuhkan bimbingan bisa menghubungi kontak RJI NTB melalui email rjintb@gmail.com atau grup RJI NTB di Whatsapp”, tutup Shahibul.

Gambar 3 : Foto Bersama Peserta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *